Tujuan Ekonometrika


Pada Materi Sifat-Sifat pendekatan Ekonometrika sebelumnya menunjukkan tiga tujuan ekonometrika,  yaitu analisis struktural, peramalan dan evaluasi kebijakan. studi ekonometrika tidak harus mencakup ketiga tujuan tersebut akan tetapi dapat mencakup salah satu tujuan tersebut tergantung pada bahan materialyang tersedia dan tujuan studi ekonometrika.


Analisis Struktural
Analisis struktural adalah penggunaan penaksiran model ekonometrik untuk mengukur besaran kuantitatif hubungan variabel-variabel ekonomi' Analisis struktural juga memfasilitasi perbandingan beberapa teori pada fenomena yang sama. Analisis struktural bertujuan memahami ukuran kuantitatif, pengujian dan validasi hubungan ekonomi. Misalnyam pengukuran hubungan antara inflasi dan tingkat pengangguran. Philltps curve terah mendorong berbagai pengembangan teori pengangguran.

Peramalan
Peramalan adalah penggunaan penaksiran model ekonometrik untuk memprediksi nilai kuantitatif dari variabel di luar data yang diamati. Peramalan didasarkan atas aksi, misarnya, pemberian bahan baku dan tenagakerja dalam satu perusahaan berdasarkan atas peramalan penjualan periode berikutnya.

Evaluasi Kebijakan
Evaluasi kebijakan adalah penggunaan penaksiran model ekonometrik untuk memilih beberapa alternatif kebijakan. salah satu pendekatan eksplisit adalah maksimisasi fungsi tujuan dengan memilih kebijakan tertentu. cara pendekatan rain adalah dengan simurasi berbagai alternatif kebijakan dan membuat peramalan bersyarat dari nilai masa datang variabel yang relevan.

Ketiga tujuan utama dari moder ekonometrik tersebut saring berhubungan. Anarisis strukturar menggunakan penaksiran moder eko- nometrik' peramalan menggunakan analisis struktural, dan evaruasi kebijakan menggunakan moaer ekonometrik dengan peramaran ber_ syarat atau condittonal forecast. Dalam model ekonometrik variabel di sebelah kiri persamaan lazim disebut variabel endogen, dan variabel di sebelah kanan persamaan lazim disebut variabel eksogen. Penjelasan variaber daram moder ekonometrik akan dijeraskan pada bagian ber- ikutnya. Beberapa contoh studi ekonometrika sederhana, antara lain: Kurva permintaan dan Erastisitas Harga permintaan. 

  1. Kurva permintaan individu konsumen dirumuskan daram bentuk fungsi, e =Q (P), di mana e dan p masng-masing adalah kuantitas permintaan dan harga. Konsep kurva permintaan daram contoh moder di atas dijelaskan oleh besaran elastisitas harga permintaan, yaitu rasio relative perubahan jumrah yang diminta amrat perubahan harga. Hipotesis permintaan menjeraskan bahwa erastisitas harga permintaan mempunyai tanda negatip, artinya peningkatan harga juar akan menurunkan jumlah yang diminta. nerapa besar perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga memerrukan pengukuran dengan model ekonometrik.
  2. Fungsi Konsumsi. penaksiran fungsi konsumsi merupakan cakupan studi ekonometrika, di mana konsumsi ditentukan oreh besarnya pendapatan nasional atau C = C (y), di mana C dan y masing-masing menjeraskan konsumsi dan pendapatan nasionar. Konsep fungsi konsumsi merupakan fungsi dengan kemiringan positip akan tetapi rebih kecir dari satu. Kemiringun u,uu sropefungsi konsumsi disebut margtnar properaitg to cotlsume( MPC), adalah positip dan selalu lebih kecir dari satu. Berapa besar perubahan konsumsi akibat perubahan pendapatan nasionar memerrukan pengukuran dengan model ekonometrik.
  3. Fungsi pertumbuhan. penaksiran fungsi pertumbuhan merupakan cakupan studi ekonometrika, di mana pertumbuhan suatu variaber ekonomi merupakan tingkat proporsi yang konstan atau N0exp (at) dimana N, exp, 0 dan t masing-masing adalah nilai variabel ekonomi, eksponensiar, konstanta, dan waktu t : 1,2,3... dst. Kemiringan dari fungsi pertumbuhan adalah o, yang dapatbernilai negatip atau positip. Kemiringan ini menjelaskan tingkat pertumbuhan negatip atau tingkat pertumbuhan positip.

Post a Comment

Previous Post Next Post